Saturday, April 09, 2005
panjangnya sepuluh sentimeter

Panjangnya 10 sentimeter, dengan lebar 3-4 sentimeter. Panjang sungut mencapai 20 hingga 30 sentimeter,warna kehitaman, mengkilat, mata kecil memanjang...... inilah kecoa yang sangat dibanggakan oleh LIPI saat mereka temukan di wilayah karst di kutai timur.....

Kecoa itu kabarnya terbesar di dunia, hampir sama dengan jumlah desa di kaltim masih tertinggal (lebih dari 360). Saat ini, sang kecoa harus naik ke pohon karena banjir semakin meninggi di hulu mahakan yang menyebabkan warga tering terancam kelaparan... jalan samarinda-melak pun terputus.... sekolah dan pasar harus pindah ke bukit.... walau katanya kaltim akan jadi pusat lingkungan hidup regional.....

mungkin karena itu kaltim menawarkan 5 blok migas baru.... dan samarinda yang semakin miskin siap-siap membangun pltg senilai 1 triliun...

ini wajar... karena DPD masih miskin data sehingga tak mampu berbuat....
ah... mungkin harus menanti kehadiran dewa di derawan...

"kapitalisme" masih diperbincangkan...
"NGO akuntabel dan transparan" sebuah tanya

"Aktifis bersatulah menggalang kekuatan politik alternatif di Kaltim !" menunggu kata
"bersaudarakah kita?" menanti jawab

ps: aku kapitalis, memang kenapa?
[ timpakul: 050409:18.21.28]

Posted at 06:21 pm by timpakul -<>-

 -<>-  

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments







Previous Entry Home Next Entry
anak_timpakul_di_tepi_karang_mumus
anak timpakul menikmati sumpeknya kota kayu yang sarat dengan gemerlapnya kemunafikan dan keangkuhan anak manusia di tepian karang mumus yang kian menghitam seiring hilangnya seutas senyum dan canda anak anak timpakul yang tak lagi ada tempat untuk bermain

<< April 2005 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30


   

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:






rss feed